KPU MULAI MUTAKHIRKAN DATA PEMILIH PILKADA KABUPATEN TEGAL

Keterangan foto dari kiri Drs. Sujadi, M. Fasihin SE, MM, Nurohman, S.Ag, Nurfanani, SE, MM

SLAWI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal mulai melakukan pemutakhiran data pemilih untuk pilkada serentak 2018 mendatang. Warga yang belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) bisa menggunakan surat keterangan (suket) pengganti e-KTP agar bisa masuk daftar pemilih.

Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Tegal Muhamad Fasihin mengatakan, data pemilih yang nantinya ditetapkan berasal dari pemutakhiran data pemilu sebelumnya yang meliputi daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres 2014, daftar pemilih khusus (DPK), DPT tambahan (DPTb), dan DPT khusus tambahan (DPTKb).

Kemudian data kependudukan mutasi keluar-masuk yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan masukan dari masyarakat.

“Hari kita lakukan rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) 2017 untuk pilkada Kabupaten Tegal,” kata Fasihin, Selasa (19/9).

Fasihin menjelaskan, sesuai Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 207, syarat yang harus dipenuhi oleh pemilih agar bisa menggunakan hak pilihnya yakni berdomisili di daerah pemilihan yang dibuktikan dengan kepemilikan e-KTP.

“Kalau belum mempunyai e-KTP dapat menggunakan surat keterangan yang dikeluarkan Disdukcapil,” ujarnya.

Menurut Fasihin, pemutakhiran data pemilih bertujuan agar menghasilkan daftar pemilih tetap (DPT) yang akurat, mutakhir, dan komprehensif. Hal ini juga untuk mengantisipasi timbulnya gugatan hasil pemilu.

“Pemutakhiran data pemilih selalu menjadi akar permasalahan perselisihan hasil pemilu,” ujarnya. (http://radartegal.com/berita-lokal/kpu-mulai-mutakhiran-data-pemilih-pilkada.17968.html)