Parpol Didedline Hingga 16 Oktober 2017 – Penyerahan Berkas Persyaratan Pendaftaran Parpol

Ketua KPU Kabupaten Tegal Drs. Sukartono, MM

SLAWI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal membuka penyerahan berkas persyaratan partai politik (parpol) mulai Selasa-Senin (3-16/9). Setiap parpol diwajibkan menyerahkan berkas persyaratan berupa salinan Kartu Tanda Anggota (KTA) parpol dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTPel) atau surat keterangan pengganti KTPel, paling sedikit 1.000 orang atau 1/.1000 dari jumlah penduduk.

“Pendaftaran parpol berada di KPU Pusat, sedangkan KPU daerah hanya menerima berkas syarat pendaftaran yang nantinya dikirimkan ke KPU Pusat,” Ketua KPU Kabupaten Tegal, Sukartono, kemarin. Selain salinan KTA dan KTPel atau Suket, lanjut dia, parpol juga diminta menyerahkan daftar nama dan alamat anggota parpol. Daftar nama anggota dan KTA serta KTPel disusun secara berurutan. Sementara itu, waktu penyerahan berkas pendaftaran dimulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00 untuk tanggal pendaftaran pada 3-15 Oktober 2017. Sedangkan pada hari terakhir penyerahan, waktu penyerahan pada pukul 08.00 hingga pukul 24.00.

“Pendaftaran parpol calon peserta pemilu menggunakan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Sistem ini digunakan untuk input data parpol dari mulai profil, kepengurusan, domisili, dan keanggotaan,” terangnya. Lebih lanjut dikatakan, KPU akan melaksanakan bimbingan teknik tentang Sipol kepada parpol pada Senin (2/9). Bimbingan teknis pendaftaran dan verifikasi parpol akan diikuti ketua parpol, sekretaris parpol, dan operator Sipol parpol yang diberikan mandate oleh pengurus atau dengan surat keputusan parpol tingkat daerah. Data yang nantinya diinput dalam Sipol harus sesuai dengan hard copy yang diserahkan ke KPU. Setelah itu akan dilakukan verifikasi kepengurusan dan keanggotaan parpol mulai 15 Desember 2017 hingga 4 Januari 2018. Tapi, sebelumnya akan dilakukan perbaikan syarat pendaftaran parpol mulai 17 Oktober 2017 hingga 15 November 2017,” beber Sukartono. Ditambahkan, parpol diminta untuk memanfaatkan rentan waktu selama 14 hari agar data yang dikirimkan ke KPU benar-benar valid. (Suara merdeka)