SOSIALISASI PENETAPAN KURSI DAN CALON TERPILIH ANGGOTA DPRD KABUPATEN TEGAL PEMILU 2019

www.kab-tegal.kpu.go.id. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tegal, Selasa (27/7/2019) mengadakan kegiatan Sosialisasi Penetapan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Tegal Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019, di Gedung PKK Slawi.

Kegiatan ini dihadiri anggota KPU, Pemda, Kesbangpolinmas, Bawaslu, Polres, Satpol PP, Dandim, Pimpinan partai politik, Dishub, DisKominfo yang ada di kabupaten Tegal. Rakor ini dibuka langsung oleh ketua KPU Kabupaten Tegal Nurokhman didampingi Anggota lain, Pejabat serta jajaran Sekretariat KPU Tegal. Dalam sambutannya disampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak atas kerjasama serta partisipasi yang telah diberikan pada Pemilu tahun 2019 sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan aman serta sukses. “Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan tahapan-tahapan Pemilu yang telah kita lalui bersama dan akan segera berakhir dengan penetapan kursi partai politik dan calon terpilih hasil Pemilu tahun 2019 berdasarkan penetapan rekapitulasi perolehan suara secara menyeluruh yang telah kita laksanakan beberapa bulan yang lalu”,

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan langsung oleh Fasihin selaku Anggota yang membidangi Divisi Teknis. bahwa KPU Kabupaten Tegal akan melakukan penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih setelah Putusan MK dibacakan dan dilaksanakan berdasarkan Surat KPU RI Nomor 1027/PL.01.9-SD/03/KPU/VII/2019 tanggal 17 Juli 2019 perihal Penetapan Perolehan Kursi dan Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota Hasil Pemilu 2019 serta setelah memastikan tidak terdapat gugatan terhadap Hasil Pemilihan Umum Tahun 2019,  ucap Fasihin.

“Setelah menetapkan hasil pemilu yang telah kita laksanakan pada tanggal 4 Mei 2019 yang lalu, langkah selanjutnya akan dilakukan peringkat suara sah tiap calon pada tiap partai politik dan tiap daerah pemilihan (dapil), penghitungan dan penetapan perolehan kursi untuk setiap partai politik, dan yang terakhir adalah menetapkan calon terpilih”, ungkapnya.

Metode yang digunakan untuk mengkonversi suara menjadi kursi pada pemilu 2019 ini menggunakan metode Sainte Lague Murni, yakni membagi suara dengan bilangan pembagi 1, 3, 5, 7 dan seterusnya yang diurutkan berdasarkan jumlah nilai terbanyak sampai alokasi kursi dalam satu dapil tersebut habis terbagi.

Sebelum menutup kegiatan tersebut, Fasihin mengingatkan kembali kepada calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Tegal melalui partai politik yang belum menyerahkan tanda terima pelaporan LHKPN agar segera menyerahkan kepada KPU Kabupaten Tegal paling lambat 7 hari setelah penetapan calon terpilih. Tetapi berdasarkan laporan kasubag hukum KPU Tegal, bahwa seluruh calon telah menyampaikan LHKPN, berarti sanksi KPU tidak akan mencantumkan nama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *